PESANGGRAHAN ANAK AMBAR

Ini ruangan khusus yang biasa saya pakai………saya sering pakai petilasan-petilasan lainnya untuk menangani masalah-masalah pasien, termasuk Petilasan Ratu Kidul ( yang paling sering ), tapi Pesanggrahan Anak Ambar ini bener-bener khusus karena…..cuma saya yang pakai…..hehehe….
Ga terlalu mencekam keadaannya kalo siang hari, karena terang, tapi kalo malem….coba sendiri deh…….
Di tempat ini, semua arwah anak ambar dikumpulkan untuk kemudian ‘disalurkan’ lagi untuk dipelihara & dirawat oleh orang-orang yang membutuhkan jasanya………
Jangan samakan ambar dengan tuyul ya, beda. Ambar ga minta tumbal, sebab mereka arwah bayi yang bahkan belom sempet lahir ke bumi, jadi bener-bener masih suci, ga kenal tumbal. Jadi jangan heran juga kalo ‘cara maen’ mereka rada halus………..

PESANGGRAHAN JIN

Merasa ga familiar dengan namanya ? Jin itu ada banyak, wajar kalo nama-namanya juga banyak n macem-macem…..tapi jin yang bermukim disini, alasan kenapa di tempat ini dibangun Pesanggrahan Jin Thomson adalah, karena si Thomson ini emang bener-bener bermukim disini dulunya. Semasa hidup, Thomson adalah orang Belanda yang sudah membaur dengan rakyat biasa & kebetulan memiliki ketertarikan pada ilmu-ilmu gaib masyarakat pribumi. Menghabiskan masa hidup sebagai orang yang dikenal sakti, setelah meninggal, ternyata jasadnya tetep utuh………sampe sekarang pun masyarakat sekitar masih bisa melihat dan merasakan kehadirannya, pada waktu-waktu tertentu. Udah menjadi keyakinan umum masyarakat sekitar kalo Mr. Thomson ini, somehow, berubah menjadi jin. Mungkin ga terlalu tepat disebut jin, tapi pokoknya menjadi suatu makhluk ‘lain’ yang ga kehilangan kesaktiannya seperti masa hidup, malah lebih lagi.
Btw, ketiga pesanggrahan ini letaknya tepat berseberangan dengan petilasan-petilasan kecil.

PESANGGRAHAN BERINGIN SUNGSANG

Lagi-lagi merasa ga familiar dengan namanya ? Yah, mungkin bukan berita baru…….
Intinya, ampir sama aja dengan pesanggrahan-pesanggrahan laennya. Di tempat ini dulunya ( duluuuu bgt ) pernah tumbuh pohon beringin yang dikeramatkan, karena bentuknya yang aneh ( sungsang ). Dipercaya ini bukan pohon sembarangan, karena selaen umurnya yang maha panjang, ga bisa ditebang, diyakini juga sebenarnya ada suatu ‘komunitas dunia lain’ yang ‘bermarkas’ di pohon ini. Kalau pada akhirnya pohon ini mati, itu bukan karena ada yang berhasil menebang atau apa. Sama sekali bukan karena ulah manusia, tapi kehendak si pohon sendiri. Ga tau apa sebabnya, pada suatu ketika memutuskan mati…….mungkin udah bosen ngeliat manusia kali ya……..hehehe………
Setelah mati, pohon ini mengerut, makin lama makin kecil, akhirnya membatu. Fosil pohon inilah yang sekarang diletakkan dalam pesanggrahan.

SIMBOL YOGA

Ini cuma salah satu contoh aja, karena di tempat saya, banyak sekali simbol-simbol kayak gini dilukis dimana-mana………konon diambil dari simbol yoga. Ga ngerti juga apa maksudnya…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: